Daftar Sekarang di Liga Utama!

Philipp Lahm akan Menyerahkan Tropi Piala Dunia ke Stadion Luzhniki, Rusia - Liga Utama
Selamat Datang di www.LigaUtama.com !!! Portal Judi Online Pertama Di Asia, SPORTS - TANGKAS - TOGEL - KENO - POKER QQ - SLOT - CASINO GAMES Semua Hanya Dalam 1 USER ID | Berikut Jadwal BANK OFFLINE : BCA ( Senin - Jumat : 21.00 - 00.30 WIB, Sabtu : 00.00 - 04.00, Minggu : 24 Jam ) BRI ( 22.10 - 05.00 WIB ) Mandiri ( 23.00 - 03.00 WIB ) BNI ( Online 24 Jam ) Danamon ( Online 24 JAM )

Header Ads

Image and video hosting by TinyPic

Philipp Lahm akan Menyerahkan Tropi Piala Dunia ke Stadion Luzhniki, Rusia


Philipp Lahm menyerahkan tropi Piala Dunia ke kota Moskow


  • Kapten Jerman yang menjuarai Piala Dunia 2014, Philipp Lahm akan membawa tropi ke Stadion Luzhniki
  • Mantan kapten  timnas Jerman memberikan beberapa komentar mengenai final 2018
  • Ia berkata: "Melalui piala ini, saya akan meneruskan kejayaan Jerman kepada sang juara"
Suatu ketika di Brazil 2014, Philipp Lahm menjadi kapten pertama Jerman setelah 24 tahun yang mengangkat tropi Piala Dunia. Kemenangan yang membuat dirinya menajdi salah satu pemain tersukses dalam sepak bola. Hanya sedikit pemain yang mempunyai koleksi Piala Dunia dalam kabinet koleksinya berikut dengan juara & turnamen Liga, tropi Liga Champions Eropa, Piala Eropa dan Piala Dunia. Pemain berusia 34 tahun yang berposisi sebagai full-back tersebut telah mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pesepak bola profesional pada akhir musim 2017 lalu.


Lahm akan kembali ke dunia sepak bola, dimana pada hari Minggu nanti di Stadion Luzhniki, ia akan menyerahkan tropi emas Piala Dunia. "Saya akan meneruskan kejayaan dimana sepak bola Jerman menjuarai Piala Dunia 2014 lalu," ungkap pemilik 113 caps untuk timnas Jerman ini. "Ini akan menjadi momen yang mengharukan bagi Jerman dan tentunya Jerman akan berusaha untuk mendapatkan tropi itu kembali." Agen Bola Online

Berikut wawancara singkat antara LigaUtama.com dengan Philipp Lahm



LigaUtama.com : anda akan menyerahkan tropi Piala Dunia pada juara dunia 2018 setelah memenangkannya. Bagaimana perasaan anda?

Philipp Lahmp: Saya mempersembahkan tropi atas nama Jerman dan seluruh rakyat Jerman. Kami akan menyerahkan kejayaan negara kami yang telah dirasakan selama 4 tahun sebagai juara dunia. Dengan hormat kami akan menyerahkan tropi ini pada sang juara.

Apa yang terlintas di benak anda pada saat penyerahan tropi nanti?

Tentu saja itu adalah hal yang sangat fantastis karena tropi tersebut sangatlah asli. Nyatanya, sebagai pemain, anda hanya memegangnya beberapa saat setelah anda menjuarai Piala Dunia, sebagai kapten, anda yang mengangkat tropi tersebut (ketika juara) dan andalah yang menyerahkan pada sang juara Piala Dunia berikutnya. Penyerahan tropi ini sebelumnya juga dilakukan oleh Fritz Walter, Franz Beckenbauer dan Lothar Matthaus, Bobby Moore, Carlos Alberto, Daniel Passarella, Dino Zoff, Diego Maradona, Carlos Dunga, Didier Deschamps, Cafu, Fabio Cannavaro dan Carles Puyol.

Kenangan apa yang masih dalam benak anda ketika anda memikirkan Piala Dunia 2014 di Brazil?

Jerman juara dunia tahun 2014 di Brazil

Yang saya pikirkan adalah ketika wasit meniup peluit akhir. Menit ketika Mario Gotze mencetak gol menjelang akhir pertandingan adalah menit-menit terpanjang sepanjang hidup saya. Yang saya pikirkan adalah: 'Ayolah, ayo tiup peluitnya!' Aku mengingatnya betul saat Argentina mendapatkan tendangan bebas, dan tendangan Messi melambung diatas gawang. Kemudian Manuel Neuer bersiap untuk melakukan tendangan gawang lalu peluit akhir berbunyi. Itulah beberapa menit terakhir dalam final 2014 dan beberapa jam setelahnya adalah saat-saat yang tidak akan pernah terlupakan sepanjang hidup saya.

Carles Puyol menyerahkan tropi pada anda di Maracana. Menurutmu, siapa yang akan menjadi juara di 2018 kali ini?

Pertandingan itu sendiri yang akan menentukannya; Sulit untuk memilih diantara finalist 2018. Tentu saja, saya bisa bayangkan bagaimana aksi penyelamatan Hugo Lloris yang berarti banyak untuk Prancis dan mengulangi Piala Dunia 1998 mengikuti jejak Deschamps dan Zidane. Di sisi lain, bagi Luka Modric dan Kroasia, ini adalah final Piala Dunia pertama mereka.

Apakah anda terkejut dimana semua semifinalis Piala Dunia 2018 adalah negara dari benua Eropa?

Muller, Lahm dan Weidenfeller sesaat setelah kemenangan 2014

Saya memang sedikit terkejut, dimana saya memperkirakan setidaknya ada satu negara Amerika Latin yang melaju ke semifinal, apakah itu Brazil, Argentina atau Uruguay, Amerika Selatan selalu diberkahi dengan bakat dan talenta. Sementara di Eropa, kami memiliki infrastruktur terbaik, begitupun dengan Liga Jerman, Inggris, Spanyol dan Prancis adalah liga-liga yang paling menarik. Eropa menyediakan klub untuk bermain bagi pemain-pemain Amerika Selatan, dan itulah yang membuat tim nasional negara Eropa menjadi kuat karena kompetisinya.

Bagaimana menurut anda mengenai penampilan Jerman?

Membangun sebuah tim untuk menjadi juara Eropa atau bahkan Piala Dunia memang membutuhkan proses dan sedikit keajaiban. Saya dan Jerman yakin bahwa dalam beberapa turnamen mendatang Jerman akan menjadi lebih hebat dan akan kembali pada masa kejayaannya seperti yang diungkapkan oleh legenda Inggris, Gary Lineker bahwa "Sepak bola itu sederhana. 22 orang mengejar dan memperebutkan bola sepanjang 90 menit, pada akhirnya Jerman menang."

No comments

Powered by Blogger.