Daftar Sekarang di Liga Utama!

Mahathir Mohamad Respons Hinaan Suporter Indonesia - Liga Utama
Selamat Datang di www.LigaUtama.com !!! Portal Judi Online Pertama Di Asia, SPORTS - TANGKAS - TOGEL - KENO - POKER QQ - SLOT - CASINO GAMES Semua Hanya Dalam 1 USER ID | Berikut Jadwal BANK OFFLINE : BCA ( Senin - Jumat : 21.00 - 00.30 WIB, Sabtu : 00.00 - 04.00, Minggu : 24 Jam ) BRI ( 22.10 - 05.00 WIB ) Mandiri ( 23.00 - 03.00 WIB ) BNI ( Online 24 Jam ) Danamon ( Online 24 JAM )

Header Ads

Image and video hosting by TinyPic

Mahathir Mohamad Respons Hinaan Suporter Indonesia



Jakarta, LigaUtama.org - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad tidak ingin kontroversi dugaan penghinaa yang dilakukan suporter Indonesia di ajang Piala AFF U-16 2018 berlanjut.
Mahathir berharap masyarakat Indonesia bisa memberi toleransi terhadap suporter Indonesia terkait dugaan yang didapat timnas Malaysia U-16 saat melawan Thailand pada pertandingan Piala AFF U016 2018, Senin 30 Juli 2018 lalu.

Baca Juga : Cara Mudah Menang Parlay Hingga Ratusan Juta!!!

"Ya, kita harus toleransi sedikit. Cara orang lain, itu cara mereka dan cara kita lain. Kita tidak boleh terlalu marah. Lupakan saja," ujar Mahathir.

Tindakan suporter Indonesia yang dituding menghina Malaysia di ajang Piala AFF U-16 2018 membuat Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) kesal. FAM bahkan didesak untuk menarik mundur timnas Malaysia dari ajang Piala AFF U-16 2018.



FAM mengajukan protes kepada pihak Konfederasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) dan Asia (AFC) agar Indonesia dijatuhi hukuman karena ulah suporter yang mengeluarkan kata-kata 'Malaysia itu anjing' saat Malaysia melawan Thailand.

Pihak Indonesia melalui Menpora Imam Nahrawi meminta Malaysia untuk tidak berlebihan merespons dugaan penghinaan. Mengingat pemain Malaysia U-16 Amirul Ashrafiq Hanifah memicu reaksi suporter Indonesia dengan mengunggah bendera Indonesia secara terbalik jelang keberangkatan ke Indonesia.

"Kemarin Menpora Malaysia sudah minta maaf atas perilaku pemain U-16 yang mebalikkan warna bendera kebanggaan kita. Permintaan maafnya telah kami terima," kata Imam.

"Tetapi ketika ada posting video [di instagram Menpora Malaysia] yang secara sepihak mendiskreditkan suporter Indonesia, tentu saya mengatakan: mestinya selevel Menteri tidak seperti itu. Karena kami pun juga punya video yang dulu Indonesia juga dihina seperti itu, tapi kami tidak membalasnya," sambung Imam.



No comments

Powered by Blogger.