7 Rahasia Bandara yang Akan Membuat Banyak Orang Terkejut
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1778196/original/009248000_1511341485-bandaracovvv.jpg)
LIGAUTAMA - Sebagai tempat lepas landas dan mendaratnya perjalanaan udara, bandara memiliki serangkaian hal yang kompleks dibandingkan infrastruktur transportasi lainnya.
Bahkan hal ini akan jauh lebih rumit apabila suatu bandara berstatus internasional, apalagi jika turut berperean sebagai titik penghubung.
Ada beberapa hal lainnya yang bersifat rahasia, dan sengaja di sembunyikan dari pengetahuan penumpang untuk alasan tertentu, baik dari segi keselamatan maupun hal khusus lainnya.
Dan mengapa seseorang harus menunjukan kartu boarding saat hendak masuk ke pesawat, hingga bagaimana mengurus klaim bagasi yang hilang, berikut adalah tujuh rahasia bandara yang akan membuat banyak orang terkejut.
1. Kualitas Udara Beracun
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1200439/original/012502000_1460443414-pesawat_terbang3.jpg)
.
Seperti yang dapat dibayangkan, lalu lintas udara yang padat dan berbagai mesin berjalan di sekitar bandara, mengeluarkan segala macam bahan kimia jahat, seperti karbon monoksida, ozon dan gas komposit (VOC). Kualitas udara di sekitar bandara tersibuk di Eropa, London Heathrow, misalnya sering kali melanggar batas legal untuk polutan nitrogen oksida.
2. Tingkat Kebisingan Memicu penyakit Jantung
Sebuah penelitian yang di terbitkan dalam jurnal Occupational & Environmental Medicine menemukan hubungan antara orang - orang yang tinggal dekat bandara dan peningkatan risiko penyakit jantung. Ditemukan bahwa orang- orang yang terpapar tingkat kebisingan tertinggi=, terutama pada waktu malam, berada pada resiko yang lebih besar untuk terkena tekanan gejala darah tinggi dan jantung berdebar - debar.
3. Menjual Barang - Barang Milik Penumpang
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/736064/original/023592600_1410496061-koper.jpg)
Barang ketinggalan atau hilamg di bandara, jika di temukan akan masuk ke dalam gudang penyimpanan selama 90 hari penantiann klaim. Jika tidak yang mengakuinnya, maka pihak bandara akan mengambil secara sepihak, sebagai besar bandara menyumbang barang - barang tersebut ke badan amal, namun tidak sedikit pula yang menjual via barang lelang.
4. Slot Pendaratan Adalah Bisnis Besar
Bandara mengenakan biaya yang tinggi untuk hak istimewah mendarat di landasan pacu mereka pada hari atau waktu tertentu. Slot pendaratan ini di jual dengan sangat bersaing di antara maskapai penerbangan.
Sebagai contoh pada 2016 lalu, Oman Air membayar Air France - KLM senilai US$75 juta ( setara Rp 1,09 triliun ) untuk slot kedatangan pagi hari di Heathrow. Nilai eskalasi dari slot ini pada gilirannya berdampak pada kenaikan harga tiket sebesar US$ 5,40 ( sekitar 100 000 ) per penumpang setiap tahunnya selama satu dekade terakhir.
5, Penumpang Tidak Akan pernah Mendapatkan Upgrade
Kecuali jika seorang sering terbang bersama maskapai tertentu, atau telah membayar tarif premium untuk kursi yang di pesan, peluang penumpang untuk melakukan upgrade hampir tidak ada saat ini.
sekalipun muncul alasan akan berpergian untuk bulan madu, atau kenal ( bahkan bersaudara ) dengan pilot dan karyawan maskapai terkait, tetap saja tidak akan di dapat kemungkinan upgrade. Maskapai penerbangan sangat selektif terhadap pemberian layanan spesial ini, dan semua penumpang harus tahu itu.
6. Nilai Tukar Tunai Sangat Buruk
Penumpang hampir tidak akan pernah mendapat tarif yang bagus saat menukarkan uang tunai di bandara, karena biasannya pengelola bersama dengan pihak bandara sepakat menambahkan komponen harga khusus untuk "membantu mereka yang perjalanannya tidak teroganisir".
Jika lupa membeli mata uang terlebih dahulu, penumpang disarankan untuk memesan secara online guna mendapatkan harga yang kompetitif saat menukar langsung di bandara.
7. Toko Bebas Pajak Tidak Selalu Menawarkan Harga Murah
Toko bebas pajak ( duty free ) kerap menjadi destinasi menggoda saat sedang menunggu penerbangan di bandara. Namun, Klaim bahwa benda - benda yang di jual di sana berharga lebih murah dari pasaran, tidak sepenuhnya benar, bahkan beberapa barang mewah bisa jadi menerapkan harga yang serupa dengan yang di jual di toko resmi sebelum pajak.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1585549/original/017767100_1493968814-Bandara-Changi1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/709414/original/ilustrasi-tiket-pesawat-140716-andri.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/755300/original/053556900_1414072828-z6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1816320/original/026332200_1514559842-1452578836_7.jpg)

No comments