Saat Dipermalukan Juventus, Manchester United Disebut Bermain bak Anak-anak
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2390963/original/020805500_1540335600-000_1A90OD.jpg)
Ligautama - Kesal melihat penampilan Manchester United saat kalah melawan Juventus di Liga Champions, dini hari WIB tadi. Legenda setan merah itu menilai pemain MU tidak dewasa.
Babak pertama praktis di kuasai Juventus, dan mneghasilkan gol semata wayang Paulo Dybala yang lahir pada menit le -17. Adapun di babak kedua, tim asuhan Jose Mourinho itu kerepotan dalam membongkar lini pertahanan Bianconeri.
Baca Juga Prediksi Bola, Prediksi togel, Berita bola, dll.
Duel ketat itu jelas tak bisa lepas dari perhatian Rio Ferdinand, yang pernah membela Manchester United selama 12 tahun. Ia lalu melontarkan komenatar pedas menyikapi peforma dari Paul Pogba dan kawan - kawan.
"Bila anda harus mendeskripsikan pertandingan dengan pendek dan tajam, anda akan berkata ; pria sejati melawan anak - anak,' Ujar Ferdinand.
"Saya pikir Juventus jauh lebih superior dalam setiap bagian dari permainan
Perbedaan Besar
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2390968/original/011483500_1540335837-000_1A924E.jpg)
Pria berumur 39 tahuhn ini lalu menjelaskan apa saja yang membuat diirnya merasa Juventus lebih baik dari eks klubnya itu. Beberapa aspek yang masuk dalam sorotan di antaranya intensitas, bentuk permainan, dan ketenangan.
"Dari bentuk mereka cara mereka mengaplikasikan diri sendiri, intensitas ada perbedaan besar antara kedua tim,'' uajarnya.
"Dari segi kualitas kala memegang bola, ketenagan penguasaan, manajemen permainan, dan mereka adalah pemenang yang sepantasnya,'' dia menambahkan.
Kekalahan segi kualitas kala memegang bola, ketenangan penguasaan, manajemen, permainan, dan mereka adalah pemenang yang sepantasnya,'' dia menambahkan.
Kekalahan itu membuat peluang Manchester United untuk lolos ke babak selanjutnya semakin menipis, posisi mereka semakin rawan karena masih akan menghadapi Juventus pada laga selanjutmnya.
Sumber : ligautama.org.

No comments